Jatim Siap Menjadi Tuan Rumah PON Remaja 2014

Tidak ada komentar 247 views

KONI JATIM -1Meski dengan segala keterbatasan, terutama dana, Jawa Timur (Jatim) siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I 2014. Pesta olahraga remaja perdana ini rencananya akan digelar di Surabaya dan dua kota terdekat lainnya, yakni Gresik dan Sidoarjo, 6-12 Desember 2014. Untuk itu, beberapa cabang beregu yang akan melakukan kualifikasi harus sudah menyelesaikan dan menentukan siapa yang berhak lolos pada September.

Penjelasan ini disampaikan KONI Jatim yang melakukan kunjungan ke KONI Riau, Jl Gajah Mada, Pekanbaru, Sabtu (19/7). Rombongan itu diketuai oleh Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satria Agus, Ketua Harian Dhimam Abror, Sekretaris Abdul Adim, dan salah seorang wakil ketuanya, Nabil. Rombongan ini disambut oleh Ketua Umum KONI Riau H Emrizal Pakis, Wakil Ketua I H Zulkifli Saleh, Wakil Ketua II HM Lapiz, Wakil Ketua III H Asmawi Mukrie, Sekretaris H Darmansyah, Wakil Sekretaris I Denni Ermanto, Wakil Sekretaris II Ahmad Syahrofie, Kabid Binpres Sudarman Umar, Bendahara Moch Roem, dan beberapa pengurus lainnya.

“Meski dengan anggaran terbatas, kami siap menggelar PON Remaja I 2014 ini. Kami akan memberikan pelayanan sebaik mungkin,” jelas Erlangga.

Penjelasan Erlangga itu diamaini Dhimam Abror. Menurutnya, sejak ditunjuk menjadi tuan rumah pihaknya sudah bekerja keras untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Lebih lanjut Dhimam juga menjelaskan, PON Remaja 2014 akan diikuti 34 provinsi termasuk provinsi termuda, Kalimantan Utara, mempertandingkan dan memperlombakan 15 cabang olahraga. Sayangnya, salah satu cabang andalan Riau, dayung, dicoret karena venue yang ada hanya di Malang, setelah dievaluasi, dianggap terlalu jauh.

Dhimam juga menjelaskan, atlet yang boleh turun dalam pesta olahraga ini maksimal berusia 17 tahun, kelahiran tertua 31 Desember. “Estimasi kami, PON Remaja 2014 akan diikuti 2.429 dan 895 ofisial. Minimal, untuk akomodasi, kami harus menyiapkan 1.108 kamar yang nantinya akan tersebar di beberapa hotel dan asrama beberapa kampus,” kata Dhimam.

Dalam ekspos tersebut, Dhimam juga menjelaskan bahwa seluruh venue yang akan menggelar pertandingan, semua sudah siap, karena memang venue-nya sudah tersedia, tak harus membangun baru. Stadion Utama Bung Tomo dan Stadion Delta Sidoarjo adalah dua stadion yang direncanakan akan menjadi tempat pembukaan atau penutupan, termasuk venue sepakbola. “Tetapi kalau dananya tidak memungkinkan untuk upacara pembukaan di out door, kami akan menggelarnya di GOR Basket DBL atau di Jatim Expo,” jelas mantan wartawan Jawa Pos ini.

Mengenai dana, Ketua KONI Jatim, Erlangga Satria Agus, mengeluhkannya karena hanya dibantu Rp10 miliar dari APBN. Biaya penyelenggaraan seluruhnya adalah Rp37.3 M. Pemasukan didapat dari sharing kontingen 5,5 M, APBN 10 M, dan APBD Jatim 21,7 M. “Orang pusat mengatakannya win-win solution, padahal sebenarnya 70-30 persen perbandingannya,” jelas Erlangga berseloroh.

Ke-15 cabang yang dipertandingkan adalah sepakbola, bolavoli, bulutangkis, tenis, tenis meja, basket, judo, menembak, senam, renang, voli pantai, anggar, loncat indah, dan pencak silat. Tiga cabang yang semula masuk dan kemudian tak jadi dipertandingkan adalah dayung, angkat besi, dan layar.

Menanggapi hal itu, Ketua KONI Riau H Emrizal Pakis meminta PB PON Remaja Jatim 2014 agar secepatnya mendesak pengurus pusat seluruh cabang yang melakukan kualifikasi, agar segera menggelar kualifikasi, supaya secepatnya bisa terlihat atlet-atlet yang bisa tampil di pesta olahraga tersebut.

“Kalau bisa Agustus semuanya sudah rampung, jangan menunggu September. KONI Riau sendiri merencanakan awal September seluruh atlet yang lolos ke PON Remaja sudah masuk training center (TC) selama tiga bulan. Kalau sampai akhir Agustus belum ada kepastian, semuanya akan susah,” jelas Emrizal.

Baik Erlangga maupun Dhimam Abror berjanji akan secepatnya mendesak pengurus pusat cabor-cabor yang akan menggelar kualifikasi agar secepatnya melakukannya. “Kami juga ingin secepatnya selesai agar tak tergesa-gesa,” jelas Erlangga.***